Home News Rini Sugianto, Animator Indonesia Yang Ikut Menggarap Film Tintin dan The Avengers
Tuesday, 13 December 2011 19:02

Rini Sugianto, Animator Indonesia Yang Ikut Menggarap Film Tintin dan The Avengers

Written by  Yofie Setiawan
Rate this item
(0 votes)

Berawal dari kecintaan terhadap karakter fiksi seorang detektif berjambul bernama Tintin, seorang animator muda asal Indonesia bernama Rini Sugianto sukses menembus kancah perfilman Hollywood. Rini yang saat ini bekerja sebagai animator di perusahaan WETA digital di Selandia Baru, baru-baru ini ikut menggarap film "The Adventures of Tintin."

Sebelumnya, Rini yang adalah lulusan S2 dari Academy of Arts di San Francisco, California rela untuk meninggalkan pekerjaan dan kehidupannya di Amerika dan pindah ke Selandia Baru, setelah mendapat tawaran untuk menggarap film yang disutradarai oleh Stephen Spielberg ini. “WETA waktu itu lagi hiring untuk 'Tintin' sama 'Rise of the Apes.' Lalu setelah itu saya ditelepon. Katanya, 'Mau pindah ke Selandia Baru atau nggak? Saya grew up dengan Tintin, sewaktu masih kecil baca Tintin terus. Akhirnya saya nggak bisa nolak dan pindah ke sini tahun kemarin,” tutur Rini via telepon kepada VOA.

Film "The Adventures of Tintin" adalah film layar lebar Hollywood pertama di mana Rini ikut menjadi salah satu animatornya. Selain merupakan prestasi yang luar biasa, tentunya juga cukup membuat hati Rini senang. “Waktu itu senang ya, pas diwawancara (untuk pekerjaan ini), lucunya karena saya di LA punya anjing dan Tintin ada karakter anjingnya, Snowy. (Mereka) agak-agak tertarik juga mungkin karena saya punya anjing jadi mungkin lebih tahu gerakannya anjing karena tiap hari melihat gerakannya. Senangnya dapat kesempatan untuk kerja di film sebesar Tintin. Apalagi dengan sutradaranya semacam Stephen Spielberg. Baru pertama kali ini kerja dengan sutradara terkenal,” ujarnya.

Walaupun begitu, Rini mengaku belum pernah bertemu langsung dengan Stephen Spielberg. “Seminggu sekali, ada director review lewat video conference. Jadi melihatnya hanya dari video aja,” tambah Rini.

Dalam film "The Adventures of Tintin," Rini bertindak sebagai animator dengan andil paling besar. “Kebetulan di film ini, saya mengerjain paling banyak adegannya, total ada 70 shot di film Tintin,” ujar Rini.

Menggarap film yang memiliki tokoh terkenal seperti Tintin memiliki tantangan tersendiri. “Yang paling besar, adalah karena komiknya itu udah terkenal. Jadi orang-orang sudah familiar sama karakternya. Kita nggak bisa sembarangan mengubah ceritanya atau mengubah terlalu jauh dari aslinya,” tambah Rini.

Penggarapan film "The Adventures of Tintin" ini juga memakan waktu yang tidak sebentar. “Animasinya sendiri, full production-nya mungkin sekitar setahun setengah. Tapi proyeknya sendiri sudah mulai sekitar empat tahun lalu. Tapi, untuk beberapa tahun pertama, mereka hanya mengerjakan ceritanya. Fokusnya adalah untuk mengerjakan storyboard sampai solid,” kata Rini.

Melihat nama orang Indonesia di film sebesar Tintin tentunya merupakan kebanggaan tersendiri, terutama bagi orang tua Rini yang sudah nonton film "The Adventures of Tintin" di Indonesia. “Begitu dengar bakal main di Indonesia, langsung saya suruh nonton. Orang tua kebetulan memang bukan orang yang sering nonton film. Mungkin pertama kali dalam jangka waktu sepuluh tahun dan Tintin film pertama yang mereka tonton. Mereka cukup bangga akan melihat nama (Rini) di big screen,” ujarnya.

Rini mengaku orang tuanyalah yang selalu mendukung segalanya dalam hal karir dan kehidupan. “Mereka mendukung sewaktu saya sekolah dan waktu saya ngambil keputusan untuk sekolah lagi di bidang animasi, dan orang tua saya waktu itu sama sekali nggak ngerti animasi itu apa. Tapi, mereka percaya kalau pilihan Rini akan membuat Rini bahagia. Mereka mendukung penuh mulai dari bayar sekolah sampai mencari pekerjaan,” tambah Rini.

Saat ini, Rini juga sedang menggarap animasi untuk film Hollywood lainnya. “Sekarang lagi ngerjain film "The Avengers," jadi kalau pada nonton film "Thor" dan "Captain America" dulu, ada klip-klipnya untuk "The Avengers." Ini gabungan semua superhero,” jelasnya.

Pesan Rini terutama kepada sesama animator adalah untuk tidak pernah putus asa dalam menggapai cita-cita. “Never give up. Kalau memang ada perusahaan yang animator-animator Indonesian mau tembus, pelajarin tipe animasi mereka dan buat animasi yang seperti tipe yang mereka kerjakan. Lama-lama akan terbuka peluangnya.”

Sumber : voanews.com

Last modified on Tuesday, 13 December 2011 19:05
Yofie Setiawan

Yofie Setiawan

Web Designer that lives in Jakarta, Indonesia. Like to watch movies during spare time of working. Love all movies that is related to Horror, Sci-Fi, Super Heroes, Comedy Drama, etc. Founder of Moviewme that loves to talk about movies with movie freaks, asian movies, hollywood movies, europe, etc.

Leave a comment

Make sure you enter the (*) required information where indicated.
Basic HTML code is allowed.

FEATURED Must Watch Movie

  • This Means War (60)
    Written by Yofie Setiawan
    This Means War (60) Mungkin sedang musim menodai kerja keras James Bond si agen rahasia, dengan mencelupkan aroma komedi yang kuat pada setiap film yang mengandung agen rahasia. Tom Hardy punya karakter kuat sebagai…
    Written on Wednesday, 22 February 2012 00:34
  • Journey 2 : The Mysterious Island (60)
    Written by Yofie Setiawan
    Journey 2 : The Mysterious Island (60) Seperti biasa, film dari Warner Bros selalu menghibur, dan kembali dibintangi oleh The Rock, dan Vanessa Hudgens. Apabila memperhatikan film nya, terlihat Dwayne menunjuk ke pulau sekitar Sulawesi, namun ternyata…
    Written on Wednesday, 22 February 2012 00:22
  • Dream House (70)
    Written by Yofie Setiawan
    Dream House (70) Film ini mengingatkan saya pada film Shutter Island, sebuah film yang mempermainkan pikiran anda. Seolah anda diajak untuk memahami orang gila. Awalnya anda mungkin akan melihat film ini sebagai sebuah…
    Written on Wednesday, 22 February 2012 00:12

News What's Going On

Get UpdatesSubscribe and follow us


Follow Us on Twitter

To get more updates, please follow our twitter here.


Facebook Fan Page

Please add our facebook fan page to get updates from us!


Contributors Passionate Writers

  • Yofie Setiawan Yofie Setiawan
    Web Designer that lives in Jakarta, Indonesia. Like to watch movies during spare time of working. Love all movies that…
  • May Meitriyana May Meitriyana
    An adventurer who spent her childhood in Jakarta, teenage life in Bogor, youth in Bandung, and now had moved to…
  • Shinta Setiawan Shinta Setiawan
    Shinta Setiawan is a movie blogger and reviewer since 2001. Her favorite movie is Casablanca (1942).
  • Monika Marcia Monika Marcia
    A movie freak slash moody writer... Currently works as Trainer and Organization Development Officer at one of the oldest local…

Movie Freaks

.

LATEST Movie Reviews

  • Ghost Rider (50)
    Written by Yofie Setiawan
    Ghost Rider (50) Ghost Rider adalah antihero berdasarkan komik dari Marvel Comics. Ini adalah sekuel dari film sebelumnya yang dirilis pada tahun 2007, yang masih dibintangi oleh Nicolas Cage yang sedang turun daun. Dan sedihnya sekali lagi Nicolas Cage harus kecewa karena film ini ternyata banyak dinilai buruk. Saya sendiri entah mengapa serasa…
    Written on Wednesday, 22 February 2012 01:00
  • This Means War (60)
    Written by Yofie Setiawan
    This Means War (60) Mungkin sedang musim menodai kerja keras James Bond si agen rahasia, dengan mencelupkan aroma komedi yang kuat pada setiap film yang mengandung agen rahasia. Tom Hardy punya karakter kuat sebagai cowo macho, sementara Chris Pine sebagai cowo tampan rupawan. Dan si target adalah Reese Witherspoon yang berperan sebagai Lauren Scott.…
    Written on Wednesday, 22 February 2012 00:34
  • Journey 2 : The Mysterious Island (60)
    Written by Yofie Setiawan
    Journey 2 : The Mysterious Island (60) Seperti biasa, film dari Warner Bros selalu menghibur, dan kembali dibintangi oleh The Rock, dan Vanessa Hudgens. Apabila memperhatikan film nya, terlihat Dwayne menunjuk ke pulau sekitar Sulawesi, namun ternyata shooting dilaksanakan di Oahu, Hawaii. Film ini memang terasa tidak serius, dan membuat terasa kurang cocok untuk orang dewasa, namun…
    Written on Wednesday, 22 February 2012 00:22
  • Dream House (70)
    Written by Yofie Setiawan
    Dream House (70) Film ini mengingatkan saya pada film Shutter Island, sebuah film yang mempermainkan pikiran anda. Seolah anda diajak untuk memahami orang gila. Awalnya anda mungkin akan melihat film ini sebagai sebuah film horror tentang setan yang mengerikan, namun ternyata bukan. Film ini lebih tentang monster kecil yang berdiam di rumah anda,…
    Written on Wednesday, 22 February 2012 00:12
  • Chronicle (70)
    Written by Yofie Setiawan
    Chronicle (70) Film bertemakan science fiction ini mencoba dibawakan dengan gaya seperti film Paranormal Activity, yaitu menggunakan kamera amatir. Namun demikian beberapa bagian masih tidak konsisten. Namun demikian film ini mendapatkan banyak respon positif, karena mencoba membawakan cerita sejenis seperti mutant x-men dengan gaya yang berbeda, membuat film ini serasa nyata terjadi.…
    Written on Tuesday, 21 February 2012 23:58
  • Underworld : Awakening (80)
    Written by Yofie Setiawan
    Underworld : Awakening (80) Underworld Awakening merupakan franchise ke 4 dari film Underworld. Kali ini disuguhkan dengan 3D, dan masih dibintangi oleh Kate Beckinsale sebagai Selene. Dari plot ceritanya mungkin memang terasa biasa-biasa saja, namun untuk anda yang sudah bosan dengan kisah vampir romantis, anda bisa puas menyaksikan sepak terjang Selene di sini sebagai…
    Written on Tuesday, 21 February 2012 23:48
  • The Darkest Hour (Score:65)
    Written by Yofie Setiawan
    The Darkest Hour (Score:65) Konsep ceritanya seputar serangan alien, konsep yang sedang ramai belakangan ini ya. Sayangnya alien di film ini tidak terlihat sama sekali. Dan kemampuan alien tersebut cukup mengerikan dan bisa terbilang untuk sebuah film sci-fi thriller, agak terasa datar dan kurang imajinasi. Filmnya juga terasa terlalu cepat, cuma 89 menit.
    Written on Monday, 23 January 2012 21:29
  • Jack And Jill (Score:25)
    Written by Yofie Setiawan
    Jack And Jill (Score:25) Nama Adam Sandler, Al Pacino, dan Katie Holmes tidak sanggup menolong betapa buruknya film yang seharusnya adalah drama komedi ini. Mary Pols dari Time Magazine menganugrahi film ini sebagai film terburuk nomor 1 di tahun 2011. Adam Sandler yang berperan juga sebagai Jill benar-benar terlihat tolol dan menyebalkan. Film ini…
    Written on Monday, 23 January 2012 21:02
  • Sherlock Holmes, A Game of Shadow (Score:70)
    Written by Yofie Setiawan
    Sherlock Holmes, A Game of Shadow (Score:70) A Game of Shadows kembali di sutradarai oleh Guy Ritchie, dan didukung oleh peran Robert Downey, Jr dan Jude Law. Musuh mereka kali ini adalah Professor Moriarty, yang tidak kalah cerdas dengan Sherlock Holmes. Naskah film ini diinspirasi dari novel Conan Doyle berjudul, The Final Problem. Seperti film sebelumnya, banyak…
    Written on Sunday, 25 December 2011 20:24
  • New Year's Eve (Score:75)
    Written by May Meitriyana
    New Year's Eve (Score:75) If I could give Gary Marshall (the director) and Katherine Fugate (The writer) a message, it would be: It failed me just as failed as Valentine’s Day. The intertwined stories of special moments started when “Love Actually” amazed us with their magical Christmas Stories. Hollywood tried to copy it with…
    Written on Tuesday, 20 December 2011 10:31

Advertisement

Web Designer
Web Designer that lives on Jakarta, Indonesia.
Mobil Bekas
Situs Jual Beli Mobil Bekas & Baru.