Film ini menceritakan tentang reporter asal Amerika Thomas Anders, yang ditugaskan meliput di Georgia, yang saat itu, pada tahun 2008, sedang berusaha memerdekakan diri dari Rusia. Pemerintah Georgia membantah bahwa mereka mendanai film ini, namun salah satu produser, David Imedashvili, mengatakan bahwa pendanaan film ini berasal dari pemerintah Georgia. Agak rumit memang, namun demikian produksi film ini sempat meminjam gedung kantor presiden Georgia, dan berbagai peralatan perang, senjata, kostum, tank, mobil, dan sebagainya, adalah pinjaman dari tentara Georgia. Film ini memiliki banyak nilai moral yang luar biasa, seperti "pengorbanan". Bagaimana seorang reporter amerika mau mengorbankan diri untuk membantu orang-orang yang tak berdaya di Georgia. Beberapa bagian dari film ini kurang diolah dengan baik secara visual, namun demikian secara plot cerita, dan keseluruhan, film ini layak tonton.
Mungkin anda mengira bahwa ini adalah film hantu, tapi ternyata lebih tepatnya ini adalah film tentang monster. Gaya film ini, yang menggunakan efek suara berbisik belakangan sedang populer, dan digunakan juga di film ini. Tips saya jangan banyak berharap dengan happy ending. Dan seperti biasanya, sang tokoh utama pastinya selalu melakukan hal-hal yang menyebalkan yang membuat kita kesal. Tapi ya inilah film horror, kesalahan dibuat untuk membuat film lebih menarik untuk di tonton. Saya bisa menilai visual film ini terbilang bagus. Secara keseluruhan film ini cukup bagus untuk dimasukkan dalam kelas film horror yang layak tonton.
Konsep ceritanya seputar serangan alien, konsep yang sedang ramai belakangan ini ya. Sayangnya alien di film ini tidak terlihat sama sekali. Dan kemampuan alien tersebut cukup mengerikan dan bisa terbilang untuk sebuah film sci-fi thriller, agak terasa datar dan kurang imajinasi. Filmnya juga terasa terlalu cepat, cuma 89 menit.
Nama Adam Sandler, Al Pacino, dan Katie Holmes tidak sanggup menolong betapa buruknya film yang seharusnya adalah drama komedi ini. Mary Pols dari Time Magazine menganugrahi film ini sebagai film terburuk nomor 1 di tahun 2011. Adam Sandler yang berperan juga sebagai Jill benar-benar terlihat tolol dan menyebalkan. Film ini sangat tidak pantas dan tidak layak untuk ditonton. Memang seperti yang tertulis di poster film nya, "And it ain't pretty MOVIE!"
A Game of Shadows kembali di sutradarai oleh Guy Ritchie, dan didukung oleh peran Robert Downey, Jr dan Jude Law. Musuh mereka kali ini adalah Professor Moriarty, yang tidak kalah cerdas dengan Sherlock Holmes. Naskah film ini diinspirasi dari novel Conan Doyle berjudul, The Final Problem. Seperti film sebelumnya, banyak pembicaraan dalam film ini yang memerlukan ekstra tenaga otak untuk mengikuti jalan cerita film ini.
If I could give Gary Marshall (the director) and Katherine Fugate (The writer) a message, it would be: It failed me just as failed as Valentine’s Day. The intertwined stories of special moments started when “Love Actually” amazed us with their magical Christmas Stories. Hollywood tried to copy it with Valentine’s Day (movie, 2010) and now New Year’s Eve.
Kembali berjumpa dengan bintang utama Mission Impossible sebelum-sebelumnya, Tom Cruise, sebagai agen dari IMF (bukan MLM) yaitu Ethan Hunt. Film ini di sutradarai oleh Brad Bird yang populer menulis dan menyutradarai film seperti The Incredibles (2004) dan Ratatouille (2007). Ini adalah film Mission Impossible pertama yang tidak di produksi oleh Paula Wagner. Film luar biasa berbeda dari film Mission Impossible lainnya. Brad Bird sepertinya berhasil mencelupkan aroma komedi yang ringan namun mengena pada film berat tentang agen rahasia ini.
Spy Kids, All the Time in the World, yang juga sering disebut sebagai Spy Kids 4D. Wow mengapa 4D? Ternyata film ini mencoba mengajak anda untuk bisa merasakan bau/aroma yang terkait dengan filmnya, tentunya dengan cara yang unik, meskipun belum saya coba sendiri versi 4D nya. Mereka menyebutnya "Aromascope". Di sutradarai oleh Robert Rodriguez dan merupakan proyek ke-empat dari serial Spy Kids. Film ini tidak terlalu luar biasa dari sisi plot cerita, sangat sederhana, dan layak dimasukkan dalam kategori film keluarga, dan cocok untuk anak-anak juga. Filmnya ringan dan santai, dan juga membawa unsur-unsur komedi ringan di dalamnya.
Film ini mengisahkan tentang Theseus, legenda yunani kuno. Sebelumnya film ini berjudul Dawn of War, dan War of the Gods, sebelum akhirnya diputuskan judulnya menjadi Immortals. Virgin Produced dan Relativity Media terlibat dalam produksi film ini, yang artinya bukan film sembarangan biasanya. Namun meskipun beberapa special effect terlihat baik, sayangnya secara keseluruhan penyajian cerita terasa cukup membosankan. Dari sisi pemeran, ada Phaedra yang diperankan oleh Freida Pinto, yang sebelumnya populer lewat film Slumdog Millionaire, ya doi berdarah India. Dan Theseus diperankan oleh Henry Cavill, yang akan berperan sebagai Clark Kent alias Superman, di film Man of Steel yang rencananya akan diluncurkan pada tahun 2013. Sebelumnya Henry Cavill sempat menjadi calon pemeran Superman pada film Superman Returns (2006) namun peran itu berhasil diambil oleh Brandon Routh.
Kalian sempat menonton film Happy Feet pada tahun 2006? Sayangnya saya tidak (atau saya mungkin lupa). Dan ini adalah kelanjutan dari kisah Mumble si pinguin. Kali ini mumble telah menjadi seorang ayah dari anak yang kurang bangga dengan ayahnya sendiri. Film ini merupakan film musikal, karena banyak bagian yang menampilkan lagu-lagu. Beberapa lagu cukup luar biasa di telinga saya, terutama mendengar lagu Underpressure yang dinyanyikan dalam choir. Namun menyebalkan ketika melihat Erik bernyanyi sedih ketika ayahnya di tolak ketika meminta bantuan kepada Bryan si anjing laut. Meskipun menyenangkan melihat pinguin-pinguin yang lucu, dan beberapa bagian dari film ini cukup menyenangkan, namun tampaknya film ini juga agak kehabisan ide dalam menyajikan cerita yang menarik, terutama karena setting tidak jauh-jauh dari lautan dan daratan es.
Teman saya mereferensikan film ini pada saya. Katanya ini tentang wanita yang bisa menjadi pemimpin di masa orang-orang beranggapan bahwa hanya laki-laki yang bisa menjadi pemimpin. Margaret Thatcher meruntuhkan pemahaman…
Film ini menceritakan tentang reporter asal Amerika Thomas Anders, yang ditugaskan meliput di Georgia, yang saat itu, pada tahun 2008, sedang berusaha memerdekakan diri dari Rusia. Pemerintah Georgia membantah bahwa…
Mungkin anda mengira bahwa ini adalah film hantu, tapi ternyata lebih tepatnya ini adalah film tentang monster. Gaya film ini, yang menggunakan efek suara berbisik belakangan sedang populer, dan digunakan…
Berawal dari kecintaan terhadap karakter fiksi seorang detektif berjambul bernama Tintin, seorang animator muda asal Indonesia bernama Rini Sugianto sukses menembus kancah perfilman Hollywood. Rini yang saat ini bekerja sebagai animator di perusahaan WETA digital di Selandia Baru, baru-baru ini ikut menggarap film "The Adventures of Tintin."
Follow Us on TwitterTo get more updates, please follow our twitter here.
Facebook Fan PagePlease add our facebook fan page to get updates from us!
Yofie Setiawan
May Meitriyana
Shinta Setiawan
Monika Marcia
.
Teman saya mereferensikan film ini pada saya. Katanya ini tentang wanita yang bisa menjadi pemimpin di masa orang-orang beranggapan bahwa hanya laki-laki yang bisa menjadi pemimpin. Margaret Thatcher meruntuhkan pemahaman itu dengan menjadi satu-satunya wanita yang turun ke dunia politik saat itu di Inggris.
Film ini menceritakan tentang reporter asal Amerika Thomas Anders, yang ditugaskan meliput di Georgia, yang saat itu, pada tahun 2008, sedang berusaha memerdekakan diri dari Rusia. Pemerintah Georgia membantah bahwa mereka mendanai film ini, namun salah satu produser, David Imedashvili, mengatakan bahwa pendanaan film ini berasal dari pemerintah Georgia. Agak…
Mungkin anda mengira bahwa ini adalah film hantu, tapi ternyata lebih tepatnya ini adalah film tentang monster. Gaya film ini, yang menggunakan efek suara berbisik belakangan sedang populer, dan digunakan juga di film ini. Tips saya jangan banyak berharap dengan happy ending. Dan seperti biasanya, sang tokoh utama pastinya selalu…
Konsep ceritanya seputar serangan alien, konsep yang sedang ramai belakangan ini ya. Sayangnya alien di film ini tidak terlihat sama sekali. Dan kemampuan alien tersebut cukup mengerikan dan bisa terbilang untuk sebuah film sci-fi thriller, agak terasa datar dan kurang imajinasi. Filmnya juga terasa terlalu cepat, cuma 89 menit.
Nama Adam Sandler, Al Pacino, dan Katie Holmes tidak sanggup menolong betapa buruknya film yang seharusnya adalah drama komedi ini. Mary Pols dari Time Magazine menganugrahi film ini sebagai film terburuk nomor 1 di tahun 2011. Adam Sandler yang berperan juga sebagai Jill benar-benar terlihat tolol dan menyebalkan. Film ini…
A Game of Shadows kembali di sutradarai oleh Guy Ritchie, dan didukung oleh peran Robert Downey, Jr dan Jude Law. Musuh mereka kali ini adalah Professor Moriarty, yang tidak kalah cerdas dengan Sherlock Holmes. Naskah film ini diinspirasi dari novel Conan Doyle berjudul, The Final Problem. Seperti film sebelumnya, banyak…
If I could give Gary Marshall (the director) and Katherine Fugate (The writer) a message, it would be: It failed me just as failed as Valentine’s Day. The intertwined stories of special moments started when “Love Actually” amazed us with their magical Christmas Stories. Hollywood tried to copy it with…
It's a hilarious battle between : A daughter who doesn't want to be like her mother, get married, forget her dream, and live boringly ever after. And a mother having one more year to live, trying her best to make her daughter live like her, get married, live for others,…
Kembali berjumpa dengan bintang utama Mission Impossible sebelum-sebelumnya, Tom Cruise, sebagai agen dari IMF (bukan MLM) yaitu Ethan Hunt. Film ini di sutradarai oleh Brad Bird yang populer menulis dan menyutradarai film seperti The Incredibles (2004) dan Ratatouille (2007). Ini adalah film Mission Impossible pertama yang tidak di produksi oleh…
Spy Kids, All the Time in the World, yang juga sering disebut sebagai Spy Kids 4D. Wow mengapa 4D? Ternyata film ini mencoba mengajak anda untuk bisa merasakan bau/aroma yang terkait dengan filmnya, tentunya dengan cara yang unik, meskipun belum saya coba sendiri versi 4D nya. Mereka menyebutnya "Aromascope". Di…