Pernah membeli snack Rumput Laut di 711? Mungkin anda tidak ingat dengan namanya, Tao Kae Noi, yang ternyata adalah bahasa Thailand, yang apabila diterjemahkan artinya adalah "Pengusaha Muda". Dan memang film ini merupakan kisah nyata dari pemilik usaha rumput laut Tao Kae Noi tersebut, Aithipat Kulapongvanich. Anda bisa melihat pesan nya di website Tao Kae Noi.
Masih ingat dengan film tahun 1992, New Legend of Madame White Snake? Yang dulu populer disebut film "Legenda Ular Putih" di sini, Bai SuZhen! Akhirnya keluar juga versi remake film legendaris tersebut. Sedikit refresh bahwa dulunya versi serial televisinya diperankan oleh Angie Chiu sebagai Pai Su Cen, dan Cecilia Yip sebagai pasangannya Han Wen/Xu Xian, yang pada dasarnya Cecilia Yip sendiri adalah wanita yang berperan sebagai pria di film serial tersebut. Dan tentunya tak ketinggalan Maggie Cheung sebagai si ular hijau Xiao Qing. Dan tentunya kita masih ingat betapa sebalnya dengan biksu Fahai, yang berjenggot panjang. Namun kali ini justru Biksu Fahai diperankan oleh JetLi yang otomatis membuat peran tersebut menjadi lebih gagah, dan pastinya seru. Remake film Legenda Ular Putih dengan judul The Sorcerer and the White Snake ini di sutradari oleh Ching Siu-tung. Produksinya dimulai pada bulan September 2010, dan berakhir pada Januari 2011, 5 bulan yang lumayan cepat. Film ini dirilis pertama di Hong Kong pada 29 September 2011.
Setelah menonton film ini, semakin dikukuhkan keyakinan saya bahwa film mandarin semakin banyak yang membosankan sekarang ini. Keliatan cerita semakin seadanya dan tidak menarik.
Konsep dasar cerita ini adalah pria yang bisa membaca pikiran wanita. Konsep yang menarik, namun sayangnya terlalu disajikan dengan berlebihan. Film ini terlalu memaksakan diri untuk terlihat glamour, perhatikan berapa kali setiap Sun (Andy Lau) bertemu dengan Li (Gong Li) mereka hampir selalu memegang gelas dengan wine. Why should? Lalu dari sisi emosi juga banyak hal yang tidak terlalu masuk akal. Film terakhir Andy Lau yaitu Shaolin cukup sukses menurut saya. Namun kali ini saya harus bilang bahwa film drama ini tidak memuaskan. Andy Lau dan Gong Li terlalu berumur untuk bermain film drama romansa, berikanlah kesempatan yang muda. Oh ya sebagai tanda protes, sekali lagi saya nyatakan, film ini boleh juga di tengah gersangnya film-film Box Office di negeri kita Indonesia.
Jangan dibandingkan dengan The Karate Kid yang dibintangi Jaden Smith dan Jackie Chan. Sekilas film ini terlihat seperti film ngasal, tapi ternyata memang ini film yang ngasal alias asal dibuat dan asal jadi. Dengan tema cerita yang seadanya, special effect pun tidak terlalu memuaskan. Kalau sekedar untuk hiburan dikala sulit menonton film Box Office saat ini, tentu film ini bisa buat sekedar menggelitik ketika kita harus menonton bersama adik kita yang kecil. Namun untuk mengharapkan ini sebagai tontonan yang bagus, silahkan hapuskan harapan anda.
Kadangkala cinta justru datang pada saat dan tempat yang tidak kita duga. Dan juga bisa dari siapa saja, bahkan yang mungkin tidak kita kenal dengan baik. Film Thailand ini memang terinspirasi dari film lain, namun demikian sang sutradara Banjong Pisanthanakun berhasil mengemasnya dengan pas. Dengan setting Seoul Korea pun berhasil membuat film ini lebih mempunyai daya tarik. Kisah-kisah yang terjadi memang sederhana, tapi sebagai sebuah film drama, film Thailand ini sukses mengangkat emosi para penontonnya pada posisi klimaks di akhir cerita. Ide nya pun segar dengan mengangkat tema bahwa memang banyak remaja yang terlalu banyak terbius darama korea. Saya sedikit menyadari alur cerita drama yang baik, kisah indah, lalu ada konflik, masalah beres, lalu ternyata ada konflik lagi. Kira-kira begitulah...
Yah kalau bicara film Korea, memang nomor satu di kisah romansa. Tapi kali ini aksi bertarung pun bisa diacungi jempol. Meskipun beberapa adegan bertarung terlihat berlebihan, namun ya sudahlah, namanya juga film, yang penting keren. Sayangnya ceritanya cukup tragis, meskipun bagus, tapi saya agak kecewa dengan akhir ceritanya, kembali lagi, ya sudahlah, cuma film. Pesan moralnya yang saya tangkap, jangan menjadi orang yang egois, karena nantinya bukan hanya anda yang menjadi korban, orang lain yang anda cintai pun bisa menjadi korban.
Kalau kalian penggemar film Meteor Garden, tentu masih ingat dengan Xiao You yang diperankan oleh Rainie Yang. Meskipun usianya sudah menginjak angka 27 tahun, namun demikian Rainie Yang masih terlihat sangat pantas memerankan karakter remaja belia. Film horror ini mengambil setting di Thailand, dan berlokasi di sebuah hotel tua yang menyimpan banyak misteri. Secara keseluruhan film ini kurang dikemas dengan baik. Sang hantu yang terlalu manusiawi dan juga beberapa adegan yang kurang pada tempatnya. Namun demikian film ini layak menjadi tontonan para penggemar horror mandarin. Terlebih untuk para fans setia Rainie Yang.
Sekian lama dan seringkali melihat Andy Lau memainkan film-film yang menurut saya gagal. Namun kali ini saya harus angkat jempol untuk film Shaolin. Tidak hanya menampilkan Andy Lau saja, namun juga Jackie Chan, Nicolas Tse, dan berbagai artis mandarin papan atas lainnya. Plot dari film ini mengalir dengan sangat baik. Mengajak kita melihat keangkuhan Hou Jie (Andy Lau) ketika masih menjadi orang penting, dan akhirnya jatuh, hingga akhirnya harus memohon pertolongan Kuil Shaolin yang sebelumnya pernah ia kotori. Film ini mengajak kita melihat arti pengorbanan dan pengampunan. Disamping plot dengan tema moral yang kuat, film ini juga didukung berbagai aksi kungfu seru ala shaolin yang patut menjadi tontonan seru. Memang tidak terlalu wah, karena film ini memang lebih menonjolkan plot cerita daripada aksi kungfu. Namun secara keseluruhan, film Shaolin ini berhasil dibungkus dengan rapi.
Melihat judulnya saja, apalagi posternya, kita pastinya langsung berharapa akan melihat aksi kungfu ala bruce lee. Namun bersiaplah untuk kecewa, karena ternyata film ini sebagian besar menceritakan bagaimana masa kecil bruce lee dan remaja nya. Dan alhasil justru plot cerita berjalan seperti tanpa arah yang jelas. Cerita seperti tanpa tujuan. Dan aksi kungfu yang kita bayangkan pun hanya keluar sedikit di akhir film, sementara awal dan tengah film penuh dengan drama tentang cinta, keluarga, dan persahabatan terutama. Buat anda yang memang die-hard fans of Bruce Lee, anda wajib menonton film ini. Namun buat anda yang berharap melihat aksi kungfu yang luar biasa seru dan menegangkan di sini, bersiaplah gigit jari. Oh ya satu lagi yang menarik dari film ini adalah bagaimana warna dari film ini ditampilkan dalam nuansa yang sephia.
Mungkin sedang musim menodai kerja keras James Bond si agen rahasia, dengan mencelupkan aroma komedi yang kuat pada setiap film yang mengandung agen rahasia. Tom Hardy punya karakter kuat sebagai…
Seperti biasa, film dari Warner Bros selalu menghibur, dan kembali dibintangi oleh The Rock, dan Vanessa Hudgens. Apabila memperhatikan film nya, terlihat Dwayne menunjuk ke pulau sekitar Sulawesi, namun ternyata…
Film ini mengingatkan saya pada film Shutter Island, sebuah film yang mempermainkan pikiran anda. Seolah anda diajak untuk memahami orang gila. Awalnya anda mungkin akan melihat film ini sebagai sebuah…
Berawal dari kecintaan terhadap karakter fiksi seorang detektif berjambul bernama Tintin, seorang animator muda asal Indonesia bernama Rini Sugianto sukses menembus kancah perfilman Hollywood. Rini yang saat ini bekerja sebagai animator di perusahaan WETA digital di Selandia Baru, baru-baru ini ikut menggarap film "The Adventures of Tintin."
Follow Us on TwitterTo get more updates, please follow our twitter here.
Facebook Fan PagePlease add our facebook fan page to get updates from us!
Yofie Setiawan
May Meitriyana
Shinta Setiawan
Monika Marcia
.
Ghost Rider adalah antihero berdasarkan komik dari Marvel Comics. Ini adalah sekuel dari film sebelumnya yang dirilis pada tahun 2007, yang masih dibintangi oleh Nicolas Cage yang sedang turun daun. Dan sedihnya sekali lagi Nicolas Cage harus kecewa karena film ini ternyata banyak dinilai buruk. Saya sendiri entah mengapa serasa…
Mungkin sedang musim menodai kerja keras James Bond si agen rahasia, dengan mencelupkan aroma komedi yang kuat pada setiap film yang mengandung agen rahasia. Tom Hardy punya karakter kuat sebagai cowo macho, sementara Chris Pine sebagai cowo tampan rupawan. Dan si target adalah Reese Witherspoon yang berperan sebagai Lauren Scott.…
Seperti biasa, film dari Warner Bros selalu menghibur, dan kembali dibintangi oleh The Rock, dan Vanessa Hudgens. Apabila memperhatikan film nya, terlihat Dwayne menunjuk ke pulau sekitar Sulawesi, namun ternyata shooting dilaksanakan di Oahu, Hawaii. Film ini memang terasa tidak serius, dan membuat terasa kurang cocok untuk orang dewasa, namun…
Film ini mengingatkan saya pada film Shutter Island, sebuah film yang mempermainkan pikiran anda. Seolah anda diajak untuk memahami orang gila. Awalnya anda mungkin akan melihat film ini sebagai sebuah film horror tentang setan yang mengerikan, namun ternyata bukan. Film ini lebih tentang monster kecil yang berdiam di rumah anda,…
Film bertemakan science fiction ini mencoba dibawakan dengan gaya seperti film Paranormal Activity, yaitu menggunakan kamera amatir. Namun demikian beberapa bagian masih tidak konsisten. Namun demikian film ini mendapatkan banyak respon positif, karena mencoba membawakan cerita sejenis seperti mutant x-men dengan gaya yang berbeda, membuat film ini serasa nyata terjadi.…
Underworld Awakening merupakan franchise ke 4 dari film Underworld. Kali ini disuguhkan dengan 3D, dan masih dibintangi oleh Kate Beckinsale sebagai Selene. Dari plot ceritanya mungkin memang terasa biasa-biasa saja, namun untuk anda yang sudah bosan dengan kisah vampir romantis, anda bisa puas menyaksikan sepak terjang Selene di sini sebagai…
Konsep ceritanya seputar serangan alien, konsep yang sedang ramai belakangan ini ya. Sayangnya alien di film ini tidak terlihat sama sekali. Dan kemampuan alien tersebut cukup mengerikan dan bisa terbilang untuk sebuah film sci-fi thriller, agak terasa datar dan kurang imajinasi. Filmnya juga terasa terlalu cepat, cuma 89 menit.
Nama Adam Sandler, Al Pacino, dan Katie Holmes tidak sanggup menolong betapa buruknya film yang seharusnya adalah drama komedi ini. Mary Pols dari Time Magazine menganugrahi film ini sebagai film terburuk nomor 1 di tahun 2011. Adam Sandler yang berperan juga sebagai Jill benar-benar terlihat tolol dan menyebalkan. Film ini…
A Game of Shadows kembali di sutradarai oleh Guy Ritchie, dan didukung oleh peran Robert Downey, Jr dan Jude Law. Musuh mereka kali ini adalah Professor Moriarty, yang tidak kalah cerdas dengan Sherlock Holmes. Naskah film ini diinspirasi dari novel Conan Doyle berjudul, The Final Problem. Seperti film sebelumnya, banyak…
If I could give Gary Marshall (the director) and Katherine Fugate (The writer) a message, it would be: It failed me just as failed as Valentine’s Day. The intertwined stories of special moments started when “Love Actually” amazed us with their magical Christmas Stories. Hollywood tried to copy it with…